Jember - Kepolisian Resor Jember berhasil mengungkap 44 kasus narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) selama Januari hingga pertengahan Juni 2012 di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kasat Reskoba Polres Jember AKP Edi Sudarto, Jumat mengatakan kasus peredaran narkoba selama beberapa bulan terakhir meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan tahun ini pihaknya berhasil mengungkap 44 kasus narkoba dengan 49 tersangka.
"Kasus narkoba terbesar yang diungkap Polres Jember yakni tertangkapnya bandar narkotika dengan barang bukti 28 kilogram ganja kering dan kasus itu sudah diproses sesuai dengan prosedur," tuturnya.
Menurut dia, polisi gencar melakukan pemberantasan terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Jember karena para pengedar melakukan berbagai upaya untuk menjual barang haram tersebut kepada berbagai kalangan baik di kawasan kota maupun di pedesaan.
"Peredaran narkoba saat ini sudah menjangkau daerah terpencil, bahkan tidak jarang transaksi jual beli narkoba dilakukan di kawasan hutan atau tempat-tempat yang jauh dari pantauan aparat penegak hukum," paparnya.
Kasus pengungkapan narkoba terbaru, lanjut dia, tertangkapnya bapak dan anak yang menjadi pengedar sabu-sabu yakni MS (53) dan IW (22) yang merupakan warga Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo.
"Barang bukti narkotika yang disita dari dua tersangka itu sebanyak 14 poket sabu-sabu dengan masing-masing poket berisi 0,25 gram, sehingga total beratnya sebanyak 2,2 gram atau senilai Rp5 juta," katanya menjelaskan.
Sementara Kepala Badan Narkotika Jember, Kompol Teduh TSW, jumlah kasus narkoba yang ditangani Polres Jember sejak tahun 2005 hingga 2011 tercatat sebanyak 240 kasus.
"Jumlah pengguna dan pengedar narkoba tiap tahun mengalami peningkatan. Tahun lalu, rata-rata jumlah kasus narkoba sebanyak 5-6 kasus per bulan, namun tahun ini meningkat menjadi 8-9 kasus per bulan," tuturnya.
Menurut dia, pengguna narkoba didominasi oleh kalangan remaja baik pelajar maupun mahasiswa, sehingga perlu tindakan pencegahan terhadap peredaran barang haram yang bisa merusak generasi bangsa tersebut.(*)
Sumber: http://antarajatim.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar